diniratuf11ut's blog

Just another weblog

Daftar Riwayat Hidup

Data Pribadi

  1. Nama              : Dini Ratu Fitria
  2. Kelahiran        : Bogor, 5 April 1992
  3. Kebangsaan    : Indonesia
  4. Agama            : Islam
  5. Jenis Kelamin : Wanita
  6. Alamat           : Komplek Kehutanan Acacia Sindang Barang RT/RW 001/001 Bogor Barat, Bogor 16117

Riwayat Pendidikan

  1. Tahun 2004 lulus SD Negeri Panaragan 2 Bogor
  2. Tahun 2007 lulus SMP Negeri 6 Bogor
  3. Tahun 2011 lulus Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor

Prestasi yang Pernah Diraih

  1. Juara harapan III Lomba Menggambar Tingkat SD se-Jabodetabek
  2. Juara harapan III Lomba Cepat Tepat Matematika Tingkat SMP se-Kota dan Kabupaten Bogor
  3. Juara II Lomba Karya Ilmiah Pengenalan Lingkungan
  4. Peringkat ke-V Lomba Siswa Berprestasi SMP Tingkat Kota Bogor tahun 2006

Pengalaman Organisasi

  1. Panitia Masa Orientasi Siswa Tahun 2008 sebagai Staff Sekretariat
  2. Sekretaris Persatuan Pelajar Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor periode 2008-2009
  3. Panitia Pekan Olah Raga Festival Seni dan Ilmu Pengetahuan (PORSIP) tahun 2008 sebagai Sekretaris
  4. Panitia SMAKBo Open Championship tahun 2009 sebagai Seksi Konsumsi
  5. Panitia Masa Orientasi Siswa tahun 2009 sebagai Sekretaris
  6. Panitia Kunjungan Industri tahun 2010 sebagai Sekretaris
  7. Panitia SMAKBo Open House tahun 2010 sebagai Staff Sekretariat
  8. Panitia Qiyamu Ramadhan 1431 Hijriah sebagai Sekretaris

Keterangan Lain

  1. Memiliki sertifikat Seminar Sehari tentang 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kelompok Ilmiah Remaja (FORKIR) Kota Bogor
  2. Memiliki sertifikat Pelatihan Motivasi Berprestasi (Achievement Motivation Training)

Daftar riwayat hiup ini saya buat dengan sebenar-benarnya.

Bogor, 18 Desember 2012

Pengaturan Catu Daya Komputer pada Sistem Operasi Windows

Perangkat keras (hardware) merupakan komponen-komponen elektris, elektronik dan mekanik yang menyusun sebuah komputer. Komponen-komponen ini meliputi peralatan masukan (input), peralatan keluaran (output), sistem unit, peralatan penyimpanan dan peralatan komunikasi. Peralatan komputer standar yang berfungsi untuk memasukkan data adalah papan ketik (keyboard) dan mouse, sedangkan peralatan keluaran yang umum digunakan adalah monitor, printer dan speaker.

Pengaturan perangkat keras dapat dilihat melalui Control Panel, yaitu dengan Klik , lalu masuk ke Control Panel, dengan tampilan

Untuk melihat spesifikasi dari hardware yang digunakan, cukup melakukan double click pada jenis hardware yang diinginkan. Misalnya, akan dilihat spesifikasi dari baterai, maka pilih

Dan akan muncul

Pada pengaturan seperti itu, layar akan mati secara otomatis jika PC tidak digunakan lebih dari 20 menit. Untuk mengubah selang waktu yang diizinkan, misal layar mati setelah tidak digunakan selama 10 menit, dapat dilakukan dengan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengaturan selesai setelah tombol “OK” ditekan

Ini Soal Hidup atau Mati

Kebangkitan pertanian Indonesia, diawali dengan berdirinya Institut Pertanian Bogor, pada tanggal 1 September 1963. Semangat para pemuda masa itu untuk terjun ke dunia pertanian muncul karena pidato Ir. Soekarno saat peletakan batu pertama kampus Baranang Siang, yang menyatakan bahwa pertanian merupakan soal hidup atau matinya suatu bangsa. Fakultas pertanian, merupakan alasan berdirinya IPB. Agronomi dan Hortikultura, merupakan departemen utama yang menjadi nyawa dari fakultas pertanian dan IPB. Departemen AGH memiliki 3 pilar kuat dalam bidang hortikultura, pemuliaan dan teknologi benih, dan agronomi, yang pada saat ini menjadi rujukan nasional. Departemen AGH adalah satu-satunya departemen di IPB yang menggeluti bidang budidaya tanaman secara luas.

Agronomi adalah ilmu yang mempelajari cara pengelolaan tanaman pertanian dan lingkungannya untuk memperoleh produksi yang maksimum dan lestari. Orientasi agronomi adalah produksi maksimum dan mempertahankan sistem produksi yang berkelanjutan. Sedangkan hortikultura diartikan sebagai budidaya tanaman kebun yang fokus pada budidaya tanaman buah (pomologi/frutikultur), tanaman bunga (florikultura), tanaman sayuran (olerikultura), tanaman obat-obatan (biofarmaka), dan taman (lansekap).

Dari kedua pengertian tersebut jelas terlihat bahwa ilmu yang diperoleh para mahasiswa AGH, sangat berperan dalam kelangsungan hidup bangsa. Dari departemen ini diharapkan akan muncul generasi penerus bangsa yang mempunyai kemampuan mengelola sumberdaya nabati secara berkelanjutan, serta mampu menghasilkan IPTEK di bidang perekayasaan lingkungan, potensi genetik dan fisiologi untuk mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraaan masyarakat.

Munculnya varietas-varietas baru yang memiliki produktivitas tinggi dan mampu bertahan dalam kondisi ekstrim sangat diharapkan, agar mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional. Karena itu sudah sewajarnya mahasiswa pertanian belajar dengan serius agar mampu menerapkan ilmunya yang bermanfaat bagi bangsa. Ingatlah, bahwa pertanian merupakan masalah hidup atau mati. Tidak ada alasan untuk tidak mengamalkan ilmu yang diperoleh.

posting 1

cyber merpati, Selasa, 27 September 2011, 15.00-17.00 WIB

Tugas MPKMB 48

Pertanian di Wilayah Bogor, Jawa Barat

Pertanian merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Inti dari ilmu-ilmu pertanian adalah biologi dan ekonomi. Dengan adanya keterkaitan pertanian dengan ruang dan waktu, maka diperlukan ilmu-ilmu pendukung, seperti ilmu tanah, meteorologi, permesinan pertanian, biokimia, dan statistika. Pertanian dalam pengertian luas mencakup semua kegiatan yang melibatkan pemanfaatan makhluk hidup (termasuk tanaman, hewan, dan mikroba) untuk kepentingan manusia. Sedangkan dalam arti sempit, pertanian diartikan sebagai kegiatan pemanfaatan sebidang lahan untuk membudidayakan jenis tanaman tertentu, terutama yang bersifat semusim.

Kota Bogor, terletak di Provinsi Jawa Barat, memiliki luas wilayah 21,56 km² dengan jumlah penduduk 834.000 jiwa (2003). Pada masa kolonial Belanda, Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg yang berarti “tanpa kecemasan” atau “aman tenteram”. Bogor telah lama dikenal sebagai pusat pendidikan dan penelitian pertanian nasional. Berbagai lembaga dan balai-balai penelitian pertanian dan biologi berdiri sejak abad ke-19 di wilayah tersebut. Salah satu lembaga yang bergerak di bidang pertanian yaitu Institut Pertanian Bogor yang berdiri sejak awal abad ke-20.

Kota Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330 m dari permukaan laut. Udaranya relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata setiap bulannya adalah 26° C dan kelembaban udara sekitar 70%. Suhu rata-rata terendah di Bogor 21,8° C, sering terjadi pada bulan Desember dan Januari. Arah mata angin dipengaruhi oleh angin muson. Pada bulan Mei sampai Maret, daerah ini dipengaruhi angin muson barat. Kemiringan Kota Bogor berkisar antara 0 sampai 15%, dan sebagian kecil daerahnya mempunyai kemiringan antara 15 sampai 30%. Jenis tanah di hampir seluruh wilayahnya adalah latosol coklat kemerahan dengan kedalaman efektif tanah lebih dari 90 cm dan tekstur tanah yang halus serta bersifat agak peka terhadap erosi. Bogor terletak di kaki Gunung Salak dan Gunung Gede sehingga sangat kaya akan hujan orografi. Angin laut dari Laut Jawa yang membawa banyak uap air masuk ke pedalaman dan naik secara mendadak di wilayah Bogor, menyebabkan uap air langsung terkondensasi dan menjadi hujan. Hampir setiap hari turun hujan di kota ini dalam setahun (70%) sehingga dijuluki “Kota Hujan”. Keunikan iklim lokal ini dimanfaatkan oleh para perencana kolonial Belanda dengan menjadikan Bogor sebagai pusat penelitian botani dan pertanian, yang diteruskan hingga sekarang.

Seiring dengan berjalannya waktu, luas lahan pertanian di Kota Bogor semakin menyusut. Sejak tahun 2008, lahan pertanian di Kota Bogor menyusut dari 1.006 hektare menjadi 787 hektare. Penyusutan lahan pertanian tersebut terjadi karena berbagai faktor, seperti terjadinya pengalihan lahan untuk industri, perumahan, dan jalan. Selain itu, sistem pewarisan tanah di Indonesia dengan pola membagi-bagikan lahan kepada ahli waris juga menjadi pendorong fragmentasi lahan pertanian.

Sebagai wilayah yang memiliki iklim strategis untuk pertanian, Kota Bogor perlu mempertahankan serta terus meningkatkan luas lahan pertanian yang ada di daerahnya. Bila tidak dilakukan penanggulangan, penyempitan lahan pertanian tersebut bisa menjadi ancaman terhadap lahan pertanian produktif di Pulau Jawa. Bila penyusutan lahan terus terjadi, dikhawatirkan akan terjadi krisis pangan yang mempersulit pemerintah dalam penyediaan bahan pangan bagi warganya. Diperlukan peran aktif dari warga daerah sendiri, untuk senantiasa menjaga ketersediaan lahan pertanian guna menunjang usaha pemerintah dalam menjaga luas lahan produktif pertanian.

Sumber:

Anonim, 2011, Pertanian. Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas (http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian).mht [05 Agustus 2011]

Anonim, 2011, Kota Bogor. Ensiklopedia bebas (http://id.wikipedia.org/wiki/ Kota_Bogor) [07 Agustus 2011]

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!